Kisah Penjual jagung rebus yang berujung ke orang nomor satu lampung tengah
Kupas data.com-lampung Utara (28/10)
Sorot mata nya yang tajam namun teduh terpancar dari sosok bupati lampung tengah DR.Ir Mustafa, setelah sedikit bercakap cakap mata nya mulai memerah menerawang jauh teringat akan perjalanan masa lalu yang penuh perjuangan
Itu lah Mustafa sosok pria yang gagah tampan dan bersahaja yang selalu ingin bersahabat dengan siapa pun ,tidak sombong dan terbuka dengan siapa pun
Yang insyaallah akan mencalonkan diri sebagai gubernur Lampung pada pilkada yang akan digelar Juni 2018 mendatang
Kedatangan nya yang lalu tak pelak membuka cerita puluhan tahun silam yang dipenuhi kegetiran dan kepahitan menjalani kehidupan dengan sebuah keterbatasan perekonomian keluarga yang serba pas-pasan yang harus memaksa nya untuk berjibaku dengan keras nya hidup di jalanan untuk mengais rezeki sedikit yang halal dari sang pencipta.
Jauh waktu Mustafa di kenal sebagai Bupati Lampung tengah ia hanya dikenal bocah kelas 5 SD yang nekad naik turun kereta api untuk berjualan .
Yang tentunya masa kecil nya dihabiskan untuk berkorban mencari uang recehan ketimbang bermain dengan usia sebaya nya
Atau bermanja-manja dengan orang tua nya.
" Kalau sepulang sekolah atau menjelang
Liburan sekolah saya naik turun kereta api untuk berjualan jagung rebus naik dari stasiun kereta Pajar bulan ke bandar Lampung ucap Mustofa dengan lirih sambil menarik nafas dalam-dalam ..
Saya bukan berasal dari keluarga yang berkecukupan sejak kecil saya di didik kedua orang tua dengan keras , hidup ini penuh dengan sebuah perjuangan kalau mau dapat duit ya berkerja ngak boleh ma lu , biarkan orang mau bicara apa yang penting apa yang kita kerjakan halal'
Itu pesan ayah semasa aku kecil ungkap nya
Menginjak SMP saya sudah mulai berdagang singkong ,karet,kopi ,dan mulai giat berkerja keras dengan membuang rasa malu dan malas saat itu yang ada berkerja berkerja untuk merubah nasib.
Saat itu lah Mustafa remaja mengenal berbagai karakter orang yang berlatar belakang bermacam macam saya bergaul tak memilih siapapun dia , tapi kebanyakan temannya anak yatim-piatu , sewaktu itu saya belum bisa berbuat banyak untuk memberi ungkap suami nessy kalvia ini.
Namun dengan mengenal orang yang hidup di bawah ekonomi nya pas-pasan itu membuat nya semakin termotivasi , terlihat matanya berkedip dan berkaca . Saya selalu ingin menjadi orang yang sukses dalam hidup ungkap nya .
Kalau berhasil saya akan berbuat banyak untuk mereka ini yang di benak ku
Bagaimana perjalanan nya di SMA ?
Mendengar pertanyaan ini MUSTAFA terdiam sejenak.
Raut muka nya memerah mata nya sembab mata nya berbulir bulir air mata nya mengalir yang diusap nya dengan kedua tangan nya
Saat SMA saya ngontrak kost-an yang paling murah didaerah Ponco Wati kost-an nya dari papan kalau hujan atap nya bocor terlihat dia mengambil nafas nya dalam dalam.
Waktu itu Mustafa hanya di beri uang 5000 yang 2000 untuk ongkos kalau mau pulang
Sedangkan sisa nya untuk makan ungkap nya .
Meski sangat minim dalam kebutuhan hidup ia sadar bahwa itu adalah konsukwen si nya yang harus di lakoni nya untuk menuntut ilmu semasa SMA nya.
Dari hari Kamis sampai Sabtu saya hanya membuat nasi goreng kadang malah hanya makan sehari ya gimana ucap nya hanya ada bawang dan cabe yang sudah kering juga ungkap nya.
Singkat cerita setelah ia menamatkan sekolah menengah atas ia melanjutkan ke perguruan tinggi universitas Lampung sederet organisasi yang di pimpin nya BEM badan legislatif mahasiswa di fakultas tehnik
Berbekal pengalaman nya di kampus ia juga pernah menjabat ketua kadin Lampung,ketua Lpjk,ketua persatuan insyur dan sederet organisasi lain nya
Saya pernah hidup susah dan Inging berbuat untuk masyarakat
Sumber berita SENATOR CO ID
ENKO TUSTU WENSAH
Sorot mata nya yang tajam namun teduh terpancar dari sosok bupati lampung tengah DR.Ir Mustafa, setelah sedikit bercakap cakap mata nya mulai memerah menerawang jauh teringat akan perjalanan masa lalu yang penuh perjuangan
Itu lah Mustafa sosok pria yang gagah tampan dan bersahaja yang selalu ingin bersahabat dengan siapa pun ,tidak sombong dan terbuka dengan siapa pun
Yang insyaallah akan mencalonkan diri sebagai gubernur Lampung pada pilkada yang akan digelar Juni 2018 mendatang
Kedatangan nya yang lalu tak pelak membuka cerita puluhan tahun silam yang dipenuhi kegetiran dan kepahitan menjalani kehidupan dengan sebuah keterbatasan perekonomian keluarga yang serba pas-pasan yang harus memaksa nya untuk berjibaku dengan keras nya hidup di jalanan untuk mengais rezeki sedikit yang halal dari sang pencipta.
Jauh waktu Mustafa di kenal sebagai Bupati Lampung tengah ia hanya dikenal bocah kelas 5 SD yang nekad naik turun kereta api untuk berjualan .
Yang tentunya masa kecil nya dihabiskan untuk berkorban mencari uang recehan ketimbang bermain dengan usia sebaya nya
Atau bermanja-manja dengan orang tua nya.
" Kalau sepulang sekolah atau menjelang
Liburan sekolah saya naik turun kereta api untuk berjualan jagung rebus naik dari stasiun kereta Pajar bulan ke bandar Lampung ucap Mustofa dengan lirih sambil menarik nafas dalam-dalam ..
Saya bukan berasal dari keluarga yang berkecukupan sejak kecil saya di didik kedua orang tua dengan keras , hidup ini penuh dengan sebuah perjuangan kalau mau dapat duit ya berkerja ngak boleh ma lu , biarkan orang mau bicara apa yang penting apa yang kita kerjakan halal'
Itu pesan ayah semasa aku kecil ungkap nya
Menginjak SMP saya sudah mulai berdagang singkong ,karet,kopi ,dan mulai giat berkerja keras dengan membuang rasa malu dan malas saat itu yang ada berkerja berkerja untuk merubah nasib.
Saat itu lah Mustafa remaja mengenal berbagai karakter orang yang berlatar belakang bermacam macam saya bergaul tak memilih siapapun dia , tapi kebanyakan temannya anak yatim-piatu , sewaktu itu saya belum bisa berbuat banyak untuk memberi ungkap suami nessy kalvia ini.
Namun dengan mengenal orang yang hidup di bawah ekonomi nya pas-pasan itu membuat nya semakin termotivasi , terlihat matanya berkedip dan berkaca . Saya selalu ingin menjadi orang yang sukses dalam hidup ungkap nya .
Kalau berhasil saya akan berbuat banyak untuk mereka ini yang di benak ku
Bagaimana perjalanan nya di SMA ?
Mendengar pertanyaan ini MUSTAFA terdiam sejenak.
Raut muka nya memerah mata nya sembab mata nya berbulir bulir air mata nya mengalir yang diusap nya dengan kedua tangan nya
Saat SMA saya ngontrak kost-an yang paling murah didaerah Ponco Wati kost-an nya dari papan kalau hujan atap nya bocor terlihat dia mengambil nafas nya dalam dalam.
Waktu itu Mustafa hanya di beri uang 5000 yang 2000 untuk ongkos kalau mau pulang
Sedangkan sisa nya untuk makan ungkap nya .
Meski sangat minim dalam kebutuhan hidup ia sadar bahwa itu adalah konsukwen si nya yang harus di lakoni nya untuk menuntut ilmu semasa SMA nya.
Dari hari Kamis sampai Sabtu saya hanya membuat nasi goreng kadang malah hanya makan sehari ya gimana ucap nya hanya ada bawang dan cabe yang sudah kering juga ungkap nya.
Singkat cerita setelah ia menamatkan sekolah menengah atas ia melanjutkan ke perguruan tinggi universitas Lampung sederet organisasi yang di pimpin nya BEM badan legislatif mahasiswa di fakultas tehnik
Berbekal pengalaman nya di kampus ia juga pernah menjabat ketua kadin Lampung,ketua Lpjk,ketua persatuan insyur dan sederet organisasi lain nya
Saya pernah hidup susah dan Inging berbuat untuk masyarakat
Sumber berita SENATOR CO ID
ENKO TUSTU WENSAH
Kisah Penjual jagung rebus yang berujung ke orang nomor satu lampung tengah
Reviewed by Anonymous
on
October 28, 2017
Rating:
Reviewed by Anonymous
on
October 28, 2017
Rating:

No comments:
Post a Comment